MAKALAH WINDOWS TUGAS MATA KULIAH PRAKTIKUM SI
MAKALAH WINDOWS
TUGAS MATA KULIAH PRAKTIKUM SI
NAMA
:Mirna Erna Dewi
NPM
:54212598
KELAS
: 1DF02
FAKULTAS MANAJEMEN KEUANGAN
UNIVERSITAS GUNADARMA
2012
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL
...........................................................................................................i
DAFTAR ISI
.......................................................................................................................iv
BAB I PENDAHULUAN
...................................................................................................1
1.1. Latar
Belakang Masalah ........................................................................................2
BAB II LANDASAN TEORI
............................................................................................3
2.1.
Sejarah windows..................................................................................................
.4
2.2.
Berbagai versi windows ........................................................................................5
2.3.
windows xp ...........................................................................................................6
2.4.
kelebihan kekurangan windows ............................................................................7
BAB III PENUTUP
3.1. Kesimpulan.............................................................................................................8
BAB IV.................................................................................................................................9
Daftar Pustaka....................................................................................................................10
BAB I
Pendahuluan
Windows adalah bahasa Inggris yang artinya
dalam bahasa indonesia adalah jendela-jendela, namun jika dikaitkan dengan
istilah komputer pengertian
windows bisa menjadi lain. Windows adalah sebuah sistem operasi yang dikeluarkan
oleh sebuah perusahaan Amerika yang bernama Microsoft. Sistem operasi adalah
sistem dasar untuk mengoperasikan sebuah alat elektronik. (Sebagai gambaran
lain, dalam istilah handphone kita mengenal adanya sistem operasi bernama
bernama symbian.) Karena merupakan sistem dasar, kita bisa menambahkan
program-program atau aplikasi lain untuk melengkapi sistem operasi. Misalnya,
untuk membantu proses tulis-menulis orang menambahkan program Microsoft Word /
Excell, dan untuk membantu proses editing suatu foto, orang memasang program
Adobe Photoshop. Sistem operasi lain yang juga cukup populer selain Windows
adalah Linux dan Mac OS. Jika Windows dan Mac OS merupakan sistem operasi
berbayar, maka Linux adalah sebuah sistem operasi yang gratis. Tetapi, mungkin
karena “menang tua” windows lebih banyak digunakan orang daripada Linux.
Sehingga jika kita mengadakan suatu survei, mungkin pengertian windows lebih banyak
diketahui daripada pengertian Linux.
Microsoft Windows. atau yang lebih dikenal
dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh
Microsoft, dengan menggunakan
antarmuka berbasis grafik (graphical user
interface). Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan
command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama
kali diperkenalkan pada 10 November1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan
tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan
(bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa
varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem
operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari
Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi
mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat
menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.
Bab II
Isi
1. Sejarah Windows
Microsoft Windows atau lebih dikenal
dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft yang menggunakan antarmuka dengan pengguna
berbasis grafik (graphical
user interface), sejak tahun 1980an Microsoft Corporation di Bellevue, Washington yang
dikepalai oleh William Bill Gates, mengembangkan OS dengan nama MS-DOS
(Micro-Soft-Disk Operating System). MS-DOS masih berbasis command-line (modus
teks).
Sistem operasi Windows ini pun berevolusi
dari MS-DOS, sebuah sistem operasi
yang berbasis modus teks dan command-line kea rah OS GUI. Windows versi
pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985 yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan
tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan
(bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa
varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem
operasi DOS begitu pula pada Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi
terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan
sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat
menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.
2. Berbagai Versi Windows
1. Windows versi 1.0
Versi pertama Microsoft Windows, yang
disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa
fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi
1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para
petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih
"memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang
lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows
1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS.
2. Windows/386
Pada Windows/386 2.1 memiliki kernel yang
berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian
pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC. Semua aplikasi
Windows dan berbasis DOS saat itu memang berjalan dalam modus real, yang
berjalan di atas kernel modus terproteksi dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki
oleh Intel 80386.
3. Windows versi 3.0
Microsoft Windows akhirnya mencapai
kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada
tahun 1990. Selain menawarkan
peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu
mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak
(multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah yang
menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan
dari peningkatan performa pemrosesan grafik pada waktu itu (dengan adanya kartu
grafis Video
Graphics Array (VGA)), dan juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan
aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah
dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.
Karena adanya fitur kompatibilitas ke belakang, aplikasi Windows 3.0
harus dikompilasi dengan menggunakan
lingkungan 16-bit, sehingga sama sekali
tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel 80386, yang
notabene adalah prosesor 32-bit. Windows 3.0 juga hadir
dalam versi "multimedia", yang disebut
dengan Windows 3.0 with Multimedia Extensions 1.0, yang dirilis beberapa bulan
kemudian. Versi ini dibundel dengan keberadaan "multimedia upgrade
kit", yang terdiri atas drive CD-ROM dan sebuah sound card, seperti halnya Creative Labs Sound Blaster Pro. Versi ini merupakan perintis semua fitur
multimedia yang terdapat di dalam versi-versi Windows setelahnya, seperti
halnya Windows 3.1 dan Windows for Workgroups, dan menjadi bagian
dari spesifikasi Microsoft Multimedia PC.
Fitur-fitur yang disebutkan di atas dan
dukungan pasar perangkat
lunak aplikasi yang semakin berkembang menjadikan Windows 3.0 sangat sukses di
pasaran. Tercatat, dalam dua tahun sebelum dirilisnya versi Windows 3.1,
Windows 3.0 terjual sebanyak 10 juta salinan. Akhirnya, Windows 3.0 pun menjadi
sumber utama pemasukan Microsoft, dan membuat Microsoft melakukan revisi
terhadap beberapa rencana awalnya.
4. Windows NT
Fitur yang membuat Windows NT pilihan yang
sempurna untuk pangsa pasar server jaringan lokal (LAN), yang pada tahun 1993 sedang mengalami booming besar-besaran, seiring
dengan komoditas jaringan di dalam kantor telah
meningkat secara drastis. Fitur-fitur jaringan dalam Windows NT menawarkan
beberapa pilihan konektivitas jaringan yang luas dan juga tentunya sistem berkas NTFS yang efisien. Windows NT 3.51 merupakan primadona
Microsoft saat terjun ke pasar ini, yang kemudian mengambil alih sebagian besar
pangsa pasar yang sebelumnya dimiliki oleh Novell Netware beberapa tahun ke
depan.
Salah satu peningkatan terbesar dari
Windows NT adalah Application Programming Interface (API) 32-bit yang baru,
yang dibuat untuk menggantikan Windows API 16-bit yang sudah lama.
API 32-bit ini dinamakan dengan Win32 API, dan dari sanalah Microsoft menyebut
API 16-bit yang lama sebagai Win16. Win32 API memiliki tiga buah implementasi
utama: satu untuk Windows NT (yang merupakan Win32 API terlengkap dengan
dukungan ANSI ataupun Unicode), satu untuk Win32s (yang merupakan bagian
dari Win32 yang dapat digunakan di atas sistem Windows 3.1), dan juga satu lagi
untuk Chicago (yang hanya mendukung ANSI). Hal ini menyebabkan kompatibilitas
yang tinggi antara Chicago dan Windows NT, meskipun pada dasarnya kedua sistem
tersebut adalah sangat jauh berbeda jika dilihat dari arsitektur dasarnya.
Windows NT merupakan sistem operasi
Windows pertama yang dibuat dengan menggunakan kernel hibrida, setelah pada versi-versi sebelumnya
hanya menggunakan kernel monolithic saja.
5. Windows 95
Microsoft mulai memulai pengembangan
sebuah versi Windows yang berorientasi
kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago didesain agar memiliki
dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bit masih terdapat di
dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 API yang pertama kali diperkenalkan pada
Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16 juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik
yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya
Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat
dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo
dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya
dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).
Microsoft tidak mengganti semua kode
Windows menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih berupa 16-bit (meskipun
tidak menggunakan modus real secara langsung), demi
alasan kompatibilitas ke belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan
fakta bahwa banyaknya kelemahan dalam desain versi-versi Windows sebelumnya,
membuat sistem operasi yang baru ini terganggu efisiensi dan stabilitasnya.
Akhirnya, bagian marketing Microsoft
menggunakan nama Windows 95 sebagai nama produk bagi Chicago, saat dirilis pada
tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran
ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah; 2) meskipun
jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan
versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan
dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan model pengalamatan
memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk
mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte (dengan 2 gigabyte
sisanya dicadangkan untuk sistem operasi), dan dalam teorinya mencegah aplikasi
tersebut untuk mengganggu ruangan memori yang dimiliki oleh aplikasi Win32
lainnya tanpa adanya persetujuan dari sistem operasi. Dalam hal ini, memang
fungsionalitas Windows 95 mendekati apa yang dimiliki oleh Windows NT, meskipun
Windows 95/98/Me tidak mendukung memori
melebihi 512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang merepotkan.
Di balik kesuksesan Microsoft, IBM terus melanjutkan pasar OS/2, dengan memproduksi OS/2 versi 3.0 dan OS/2 Warp (versi 4.0). IBM merespons keluhan yang
diajukan oleh para konsumen mengenai kebutuhan perangkat keras komputer yang tinggi
yang diminta oleh OS/2 versi 2.0, OS/2 versi 3.0 pun dibuat jauh lebih ramping
dengan melakukan optimalisasi pada ukuran dan kecepatan. Sebelum Windows 95
dirilis, OS/2 Warp 3.0 bahkan telah dibundel dalam beberapa penyedia perangkat
keras mayor di Jerman. Akan tetapi, dengan dirilisnya Windows 95, OS/2
lagi-lagi kehilangan pangsa pasarnya kembali, diambil alih oleh Windows 95.
Mungkin tidak mungkin untuk mencari tahu
apa alasan mengapa OS/2 gagal dalam mendapatkan pangsa pasar yang besar.
Walaupun OS/2 terus dapat menjalankan aplikasi Windows 3.1, sebenarnya sudah
tidak ada yang kekurangan lagi, kecuali pada sebagian kecil dari Windows API
yang disebut Win32s. Tidak seperti Windows
3.1, IBM tidak memiliki akses terhadap kode sumber Windows 95 dan tidak
mau menggunakan waktu dan sumber daya yang ada untuk melakukan emulasi terhadap Win32 API. IBM juga memperkenalkan OS/2 pada kasus Amerika Serikat versus Microsoft, dengan menyalahkan taktik marketing pada
bagian Microsoft, tapi banyak orang mungkin setuju bahwa masalah di dalam
bagian marketing IBM lah dan dukungannya
yang sangat kurang dari para pengembang perangkat lunak yang meyebabkan
kegagalan-kegagalan OS/2.
Sebelum menggantinya dengan versi Windows
yang baru, Microsoft merilis Windows 95 dalam lima versi berbeda, yakni sebagai
berikut:
6. Windows 98
Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98.
Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum
dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan
pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik
yang mengizinkan partisi untuk memiliki
kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam
Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik
dibandingkan dengan pendahulunya.
Pada tahun 1999, Microsoft merilis
Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak peningkatan
dibandingkan versi sebelumnya. Internet Connection Sharing, yang merupakan sebuah
bentuk dari Network
Address Translation, yang mengizinkan beberapa mesin di dalam sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur
koneksi Internet bersama-sama pun
diperkenalkan pada versi ini. Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama
telah dikoreksi, yang menjadikan Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah
versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.
7. Windows Server 2000
Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan
Windows NT 5.0. Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.
Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model
jaringan NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin
ke mesin lainnya. Windows
Terminal Services juga, yang pada Windows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk saja,
pada Windows 2000 terdapat dalam semua versi server. Fitur-fitur baru yang
diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager
yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft
Management Console), Windows
Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game). Windows 2000 juga merupakan versi Windows berbasis kernel NT terakhir yang tidak mengharuskan
penggunanya untuk melakukan aktivasi terhadapnya.
Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang sebelumnya menjalankan Windows 98, Windows 2000 tidaklah
dianggap sebagai produk yang cocok untuk pengguna rumahan. Alasannya banyak, di
antaranya adalah kurangnya device driver untuk banyak perangkat
pengguna seperti pemindai (scanner) dan juga pencetak (printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut
akhirnya berbalik pada saat Windows XP dirilis oleh Microsoft.
8. Windows Me
Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition
(dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui
Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga
memasukkan fitur "System Restore," yang mengizinkan para penggunanya
untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja,
pada saat sistem
operasi mengalami kegagalan. System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan
pada Windows XP. Versi ini juga
memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama.
Windows Me dibuat dalam waktu yang singkat, kira-kira hanya satu tahun,
yang ditujukan hanya untuk mengisi kekosongan rilis antara Windows 98 dan
Windows XP sebagai sistem operasi untuk kelas rumahan. Fitur-fitur yang
terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5, Windows Media Player 7.0, dan Microsoft DirectX 7.1) bahkan bisa diperoleh
secara gratis dari situs Windows Update, kecuali System Restore. Hasilnya,
Windows Me pun tidak dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara
saudara-saudaranya dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98. Windows Me juga dikritik karena munculnya masalah kestabilan, dan
juga dukungan terhadap MS-DOS yang berjalan di dalam modus real. Orang-orang
bahkan menyebut Windows Me sebagai Windows Mistake Edition.
Windows Me merupakan sistem operasi terakhir yang dibuat berdasarkan kernel monolithic Windows 9x dan MS-DOS. Versi ini pun menjadi versi terakhir sistem operasi
Windows yang tidak memiliki Windows Product Activation (WPA).
9. Windows XP
Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama
kode "Whistler" selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis
beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil
menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows
NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan
kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk
Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling
tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen.
Jajaran sistem
operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007. Windows XP tersedia dalam beberapa versi:
- Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
- Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
- Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
- Windows XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
- Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulan November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
- Windows XP Tablet PC Edition, yang ditujukan untuk PC Tablet (PC dengan layar sentuh)
- Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk sistem benam (embedded system)
- Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para pengguna komputer di beberapa negara berkembang.
- Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25 April 2005 untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakan prosesor 64-bit yang berbasiskan set instruksi x86-64 (AMD64 atau Intel EM64T).
- Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP yang ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan kompatibilitas dengan aplikasi 32-bit dengan menggunakan emulator perangkat lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor terakhir workstation berbasis prosesor Itanium menghentikan produk-produknya sebagai "workstation", karena memang mereka cenderung memfokuskan Itanium sebagai basis komputer server.
10. Windows Server 2003
Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk
sistem operasi Windows 2000 Server, yang menawarkan banyak
fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage Your Server wizard"
yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga
peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi
5.2.
Di dalam Windows Server 2003, beberapa layanan yang tidak terlalu
dibutuhkan di dalam lingkungan server dinonaktifkan secara default, terutama "Windows
Audio" dan "Themes" demi alasan kestabilan; Agar dapat
menggunakan suara dan tampilan yang sama dengan Windows XP, pengguna harus
mengaktifkannya secara manual, melalui snap-in Microsoft
Management Console Services.msc Selain itu, akselerasi
perangkat keras untuk kartu grafis juga dimatikan; lagi-lagi pengguna harus
mengaktifkannya secara manual, tentu saja jika device driver yang digunakan
"bisa dipercayai".
Pada bulan Desember 2005, Microsoft merilis Windows Server 2003 R2, yang
merupakan Windows Server 2003 Service Pack 1 ditambah dengan beberapa paket
tambahan. Di antara semua fitur-fitur barunya adalah fitur-fitur manajemen
untuk kantor-kantor cabang, dan integrasi identitas yang luas.
12. Windows Vista
Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas
berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut
dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan
pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang
dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan
versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang
terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi
"administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP. Windows
Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih "memikat",
yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga
menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11).
Windows Vista menggunakan nomor versi 6.0, sehingga memang terdapat
perbedaan versi yang signifikan jika dibandingkan dengan Windows XP yang
menggunakan nomor versi 5.1 atau Windows Server 2003 (5.2). Karena, memang
Windows Vista memiliki banyak perbedaan yang mendasar, khususnya pada bagian
arsitektur dasar sistem
operasi.
13. Windows Server 2008
Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dijadwalkan untuk
dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki
nama kode "Windows Server Codenamed Longhorn." Windows Server 2008
dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya
diperkenalkan dengan Windows Vista, dan ditujukan agar
bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.
14. Windows 7
Lahirnya windows 7 membuat pencinta Windows menjadi terobati terutama para
pengguna windows vista karena ada perbaikan system Operating System pada
Windows 7 terutama performance.
Di kalangan komunitas Microsoft, orang-orang banyak mempertanyakan mengenai
Windows 7 kernel dan menduga bahwa Windows 7 kernel sama yang digunakan Windows
Vista kernel sehingga secara arsitektur akan sama dengan Windows Vista.
Microsoft sendiri pun mengatakan bahwa Window 7 kernel tidak dibuat dari awal,
tapi merupakan perbaikan dari Windows Vista Kernel. Hal ini mengundang
kecurigaan jangan-jangan Windows Vista merupakan produk yang belum waktunya
rilis seperti halnya nasib Windows Me. Ini berarti secara keseluruhan Windows 7
hampir sama dengan Windows Vista.
3. Windows XP
Saya akan sedikit membahas tentang Windows Xp. Mengapa XP? Karena Windows
Xp merupakan windows yang paling lama dapat bertengger dan dipakai oleh banyak
masyarakat sebelum rilis lagi versi terbarunya Sistem Operasi Microsoft, dalam
artian jarak antara diperkenalkannya Xp dengan jarak rilisnya versi terbaru
sangat lama. Dan tentunya windows Xp untuk sekarang sangat familiar sekali
digunakan oleh masyarkat baik personal maupun perusahaan.
a. Interface
Bisa dilihat pada gambar 1 adalah menunjukan tampilan desktop pada Windows
Xp yang sudah merupakan visual yang dinamis jika dibandingkan dengan versi
windos dibelakangnya seperti Windows98 kebawah.
b. Taskbar dan Star Menu Properties
Taskbar pada Windows Xp digunakan sebagai pengatur segala macam komponen
yang terdapat pada taskbar tersebut. Seperti menampilkan jam, menyembunyikan
ikon yang tidak aktif, mengunci taskbar supaya tidak bisa di pindahkan baik ke
atas ataupun ke samping, menyembunyikan taskbar (autohide), menampilkan taskbar
diatas supaya jika aplikasi berjalan taskbar masih berada diposisi paling atas,
mengelompokkan atau grup aplikasi yang sama, misalnya kita membuka 5 file
dokumen word maka akan diperlihatkan satu dokumen word dan ketika mau melihat
semuanya tinggal di klik di file yang terlihat tadi lalu bisa dipilih dari
kelima tersebut mana yang mau diaktifkan, menampilkan quick launch. Pada Star
Menunya kita dapat merubah tampilan Star Menu (gambar 2) baik ke dalam
bentuk klasik maupun bentuk modern (default)
c. Control Panel
Contol panel pada windows Xp digunakan untuk mengatur berbagai macam
settingan untuk mengoptimalkan windows Xp itu sendiri.
-
Accessibility Options
Digunakan untuk mengatur Windows Xp supaya dapat digunakan oleh orang-orang
yang memiliki kemampuan fisik yang terbatas.
-
Add Hardware
Digunakan untuk menginstall hardware baru, misalkan vga card, modem, sound
card.
-
Add or Remove Programs
Yaitu tempat menampilkan list aplikasi yang sudah terinstal di Windows Xp,
jika kita akan menghapus salah satunya maka tinggal mengklik Remove dan jika
akan mengupdate aplikasi (merubah setingan instalasi komponen apa saja yang
akan diinstal) maka tinggal mengklik Change
-
Administrative Tools
Digunakan utnuk para teknisi untuk mengubah dalam hal pemrograman dalam
Windows. Misalnya untuk melihat service, ODBC, computer management, dan
lain-lain
-
Automatic Updates
Digunakan pula untuk menentukan waktu untuk mengupdate Windows.
-
Date and Time
Mengatur waktu, hari tanggal tahun dan jona tempat kita berada di suatu
Negara atau wilayah.
-
Display
Digunakan untuk merubah tampilan Windows Xp, misalkan mengganti tema,
mengganti background, memasang screen saver, mengganti resolusi monitor.
-
Folder Options
Menampilkan opsi folder pada window explorer, bisa tampilan folder, di
sembunyikan-ditampilkan, dan masih banyak lagi fitur lainnya.
-
Fonts
Melihat daftar font atau huruf yang terinstal di Windows, anda bisa pula
menambah atau menguranginya.
-
Game Controllers
Untuk melihat apakah Gamepad atau Joystik kita sudah terpasang dengan
sempurna dan bisa juga digunkan untuk memasukan atau menginstall Game Control
baru serta bisa di setting sesuai keinginan.
-
Internet Options
Untuk pengaturan browsing internet, misalkan security, homepage, privacy,
content, connection dan lain-lain.
-
Keyboard
Digunakan untuk menyeting berbagai macam yang berhubungan dengan keyboard
seperti cursor blink rate, dan bisa juga untuk melihat jenis dan pabrikan
keyboard yang kita gunakan.
-
Mouse
Digunakan untuk mengatur kecepatan double klik, merubah tema pointer, efek
pointer dan untuk melihat jenis dan merk mouse yng kita gunakan.
-
Network Connections
Untuk melihat list akses point atau dial up, lan yang sudah di setting.
-
Network Setup Wizard
Pengaturan langkah demi langkah untuk membuat network, bisa LAN ataupun
yang terhubung ke Internet.
-
Phone and Modem Options
Digunakan untuk membuat akses poin dengan menggunakan modem ataupun modem
telepon.
-
Portable Media Device
Melihat list hardware yang terintagrasi langsung dengan Media hiburan
misalkan dengan Windows Media Player.
-
Power Options
Pengaturan dalam mengefisiensikan listrik, misalnya pengaturan turn off
monitor, mematikan komputer, stanby dan lain-lain.
-
Printers and Faxes
Digunakan untuk melihat printer yang sudah terpasang di Windows kita, bisa
pula digunakan untuk menginstall printer atau faximil baru.
-
Regional and Language Options
Untuk mengatur dimana kita berada, mengatur standard dan format yang
digunakan sesuai dengan Negara kita, bahasa yang digunakan.
-
Scanner and Camera
Untuk melihat scanner atau kamera yang telah terinstall dan bisa juga
digunakan untuk memasukan scanner atau kamera baru.
-
Scheduled Tasks
Untuk mengatur penjadwalan. Bisa untuk maintenance Windows, penjadwalan
update dan lain-lain yang berhubungan dengan skejul.
-
Security Center
Mengatur keamanan dalam berinternet, firewall dan automatic updates.
-
Sounds and Audio Device
Digunakan untuk menyeting volume, tipe speaker, sound scheme, audio,
recording, dan lain-lain.
-
Speech
Digunakan untuk Speech atau berbicara. Jadi seolah-olah Windows bisa
membaca teks (berbicara).
-
System
Untuk melihat informasi mengenai system yang terinstal. Misalkan versi
Windows berapa, Processornya apa, jumlah RAM, mellihat semua hardware, update,
system restore dan masih banyak lagi.
-
Taskbar and Star Menu
Untuk mengatur visualisasi taskbar, mulai dari tampilan ketika kita
mengklik star, sampai auto hide taskbar, menampilkan quick launch, hide icon,
tampilan star menu versi classic atau modern, dan masih banyak lagi pengaturan
didalamnya.
-
User Accounts
Digunkan untuk mengatur akun kita, baik pembuatan akun baru, menghapus
akun, mengaktifkan Guest akun ataupun mengedit akun lainnya.
-
Windows Firewall
Untuk pengaturan keamanan juga, misalakan bisa memblokir dan memanage
komunikasi antar komputer baik network LAN maupun Internet, memblokir
aplikasi yang bisa dianggap berbahaya, dan lain-lain.
-
Wireless Network Setup Wizard
Mengatur pengaturan network nirkabel, bisa bluetoot, WiFi, dan lain-lain.
d. Command Prompt
Command prompt merupakan aplikasi bawaan dari Windows Xp yang mana hampir
sama penggunaannya dengan MS-DOS. Command prompt bisa dikatakan dan digunakan
sebagai tempat untuk memerintah (command). Command prompt berbasiskan text line
yang bisa digunakan untuk mengatur komputer / Windows.
Perintah-perintah yang terdapat pada command prompt banyak sekali sebagai
contoh : MD, CD, RD, DIR, TREE. Itu merupakan perintah-perintah dasarnya saja.
MD (Make Directory), yaitu perintah yang digunakan ketika kita akan membuat
sebuah directory atau bisa dibilang folder.
CD (Change Direktory), yaitu untuk masuk kedalam folder ataupun keluar dari
folder tersebut.
RD (Remove Directory), yaitu berfungsi untuk menghapus folder syaratnya
kita harus berada di folder parent dari folder yang mau dihapus.
DIR, digunakan untuk melihat properties yang di punyai folder bisa berupa
daftar file yang ada di folder tersebut, ukuran file, alamat file, jumlah file
dan lain-lain.
TREE, digunakan untuk melihat pohon atau letak dari folder-folder ataupun
subfoldernya.
4. Kelebihan dan Kekurangan Windows
a. Kelebihan
Banyak aplikasi yang mendukung di Windows serta dukungan driver
hardware pun sudah tidak usah ditanyakan lagi. Berbeda dengan linux misalnya
yang anda mungkin akan mengalami sedikit kendala dalam mengintal hardware baru.
User Friendly, karena menggunakan sisitem GUI, multitasking. Bisa dibilang
sebagai leader GUI dikancah Sistem Operasi
Mudah untuk digunakan, mungkin dikarenakan kita sudah amat familiar dengn
Windows. Tapi pada dasarnya penggunaan bisa dikatakn relative karena setiap
orang pasti mempunyai opini yang berbeda.
b. Kekurangan
System Operasi yang berlisensi (berbayar) artinya kita harus merogoh kocek
dana yang lumayan besar jika ingin menggunakan Sistem Operasi Windows ini.
Karena berbayar maka banyak programmer yang berusaha menjebol keamanannya
yaitu bisa dengan membuat Virus, Spyware, Trojan, dan Adware
Instalasi dan Kelengkapan Program
Windows adalah sistem operasi, itu sebabnya Windows tidak menyediakan
banyak program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin Anda hanya akan menemukan
Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya.
Ini sangat berbeda dengan Linux. Sekalipun Linux juga suatu sistem operasi,
tetapi Linux didistribusikan dengan banyak program didalamnya (itu
sebabnya dikenal istilah distro dari kata distribusi Linux). Setelah diinstal,
Anda akan menemui banyak program dari hampir semua
kategori program. Sebut saja kategori Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics),
Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D,
Games, Utility, dll. Dengan waktu instalasi yang hampir sama, Anda bukan hanya
mendapatkan suatu sistem operasi tetapi juga semua program yang diperlukan
untuk kegiatan sehari-hari di Linux. Berbeda dngan Windows yang hanya Sistem
Operasi dasarnya saja.
User Interface
Di Windows, Anda tidak banyak memiliki pilihan user interface. Sebagai
misal, di Windows 95/98 Anda hanya mengenal user interface bawaan Windows
95/98. Anda sedikit lebih beruntung jika menggunakan Windows XP, karena Anda
bisa berpindah dari interface milik Windows XP ke Windows 98 yang lebih ringan.
Sedangkan misalnya di Linux, Anda bisa menemukan banyak macam user interface. Dan biasanya pilihan
user interface ini dapat Anda sesuaikan dengan spesifikasi komputer atau
lingkungan kerja Anda. Misal, pada komputer yang lambat Anda bisa menggunakan
user interface yang ringan, seperti XFCE atau Fluxbox. Atau jika Anda menyukai
gaya Mac, Anda bisa memilih desktop model GNOME atau menggunakan utility
Docker. Dan jika Anda terbiasa di Windows dan memiliki komputer yang cukup
cepat, Anda bisa memilih desktop KDE.
BAB III
KESIMPULAN
Windows merupakan salah satu Sistem Operasi yang sudah familiar digunakan
oleh banyak kalangan. Mulai pengguna pribadi maupun perusahaan. Di windows kita
bisa mengatur segala pengaturan pada Control Panelnya. Kita juga bisa bermain
dengan command line pada command prompt. Terlepas dari kekurangan dan
kelebihannya, Windows tetap banyak digunakan oleh orang-orang dan makin populer
apalagi dengan munculnya versi baru seperti Windows 7 yang bisa memikat pasar.
BAB IV
DAFTAR PUSTAKA
2. Anggithherdian.2010.windows.http://anggitherdian.web.id
3. ANONYMOUS.2010.WINDOWS XP.http://www.perpus-online.com
http://khamdi-john.blogspot.com/2010/12/makalah-windows-tugas-mata-kuliah-dasar.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar